Kamis, 14 Mei 2015

Tugas 8

Klasifikasi Industri

10 klasifikasi industri antara lain sebagai berikut :

1.Berdasarkan bahan baku
  a)Industri ekstraktif, yaitu industri yang bahan bakunya diambil langsung dari alam, seperti pertanian, perikanan,perkebunan, dan pertambangan. Industri ekstraktif dibedakan menjadi dua, yaitu :
    (1)Industri reproduktif adalah industry yang mengambil bahan bakunya dari alam, tetapi selalu mengganti kembali setelah mengambilnya.
    (2)Industry manufaktur adalah industri yang mengolah bahan baku menjadi bahan jadi, hasilnya di gunakan untuk industri lain.
  b)Industri nonekstraktif, industry yang bahan bakunya diambil dari tempat lain atau disediakan oleh industri lain.
  c)Industri fasilitatif, yaitu industri yang menjual jasa.

2.Berdasarkan jumlah tenaga kerja
  a)Industri rumah tangga  : 1-4 orang
  b)Industri kecil                   : 5-19 orang
  c)Industri sedang               : 20-99 orang
  d)Industri besar                  : ≥100 orang

3.Berdasarkan asal modal
  a)Industri dengan penanaman modal dalam negeri (PMDN), yaitu industri yang memperoleh dukungan modal dari pemerintah atau pengusaha nasional (dalam negeri).
  b)Industri dengan penanaman modal asing (PMA), yaitu indutri yang modalnya berasal dari penanaman modal asing.
  c)Industri dengan modal patungan (join venture), yaitu industry yang modalnya berasal dari hasil kerja sama antara PMDN dan PMA.

4.Berdasarkan produktivitas
  a)Industri primer yaitu industri yang tidak memerlukan pengolahan lebih lanjut.
  b)Industri sekunder yaitu industri yang menghasilkan barang-barang yang memerlukan pengolahan lebih lanjut.
  c)Industri tersier adalah industri yang bergerak di bidang jasa.

5.Berdasarkan lokasi
  a)Market oriented industry adalah industri yang berlokasi pada pasar.
  b)Supply oriented industry adalah industri yang berorientasi pada pengolahan.
  c)Raw oriented industry adalah industri yang berorientasi pada bahan mentah atau bahan baku.
  d)Power oriented industry adalah industri yang berorientasi pada sumber tenaga atau tenaga kerja.

6.Berdasarkan modal dan daya tampung tenaga kerja
  a)Industri padat modal (capital intensive) adalah industri yang lebih banyak menggunakan modal untuk membentuk uang dan peralatan dengan teknologi tinggi daripada menggunakan tenaga manusia.
  b)Industri padat karya (labour intensive) adalah industri yang lebih banyak membutuhkan dan menggunakan tenaga kerja manusia.

7.Berdasarkan hasil produksi
  a)Industri berat yaitu industri yang mesin-mesin alat produksi, bahan baku, dan bahan penolong.
  b)Industri ringan adalah industri yang menghasilkan barang-barang jadi.
  c)Industri campuran adalah industri yang memproduksi lebih dari satu macam barang.

8.Berdasarkan tahapan produksi
  a)Industri hulu atau industri dasar adalah industri yang mengolah bahan mentah, bahan baku, dan bahan setengah jadi. 
  b)Industri hilir adalah industri yang mengolah bahan-bahan setengah jadi menjadi barang jadi.

9.Berdasarkan bahan dasarnya
  a)Industri dasar adalah industri yang menghasilkan bahan dasar untuk industri lain.
  b)Industri konveksi adalah industri yang menghasilkan barang jadi.
  c)Industri perakitan atau assembling adalah industri yang mengusahakan perakitan mesin-mesin untuk memproduksi barang jadi.
  d)Industri trafik adalah industri yang semua bahan mentahnya diimpor.

10.Berdasarkan klasifikasi departemen perindustrian
   a)Industri kimia dasar adalah industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau bahan jadi menggunakan modal kerja yang besar, keahlian yang tinggi, serta teknologi maju.
   b)Industri logam dasar meliputi kelompok industri bahan logam dan produksi dasar, industri motor mesin, perlengkapan pabrik, industri peralatan listrik, dan industri alat angkutan.
   c)Aneka industri, ditujukan untuk menghasilkan bermacam-macam barang keperluan masyarakat luas.
   d)Industri kecil adalah industri yang bergerak dengan jumlah tenaga kerja sedikit, modal relatif kecil, permasaran terbatas, dan penggunaan perlatan sangat sederhana.

Menurut pendapat saya cara meningkatkan daya saing dan sektor industri kita dengan cara memperbanyak acara pameran produksi Indonesia atau barang buatan Indonesia, dan juga selain dukungan dari pemerintah, semua rakyat Indonesia juga berperan agar terus memberikan dukungan kepada para produsen Indonesia untuk terus meningkatkan daya saing melalui optimalisasi penggunaan produk dalam negeri dengan menjaga kualitas dan standar. Sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk dalam negeri. Untuk penguatan daya saing industri dan pengamanan pasar produk dalam negeri kita.

Sektor industri yang dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan ekonomi negara menurut saya adalah sektor pertanian. industri ini merupakan industri yang punya hubungan langsung dengan kebutuhan pokok atau primer bagi setiap manusia yang hidup di dunia. Selain itu Indonesia adalah negara yang subur karena dilalui oleh 3 jalur gunung berapi yang tidak dipunyai oleh negara manapun. Kesuburan tanah Indonesia memang sudah diakui dunia. Begitu juga dengan sumber kekayaan alam yang lain baik itu mineral bumi, maupun dari lautnya. Lokasinya di garis khatulistiwa yang menyebabkan adanya sinar matahari yang cukup bagi perkembangan sektor pertanian. Suhu tidak terlalu panas dan karena agroklimat yang relatif baik, maka kondisi lahan juga relatif subur. Sehingga sektor pertanian merupakan sektor yang paling cocok untuk perkembangan ekonomi di Indonesia.

Referensi :
Tim Edukatif HTS. Modul Geografi untuk SMA/Ma Kelas XII, CV.Hayati Tumbuh Subur, Surakarta.  
http://anastasiaevira.blogspot.com/2012/05/mengapa-sektor-pertanian-sangat-penting.html
http://www.kemenperin.go.id/artikel/3313/Menperin-Mendorong-Peningkatan-Daya-Saing-Industri-Nasional

Kamis, 07 Mei 2015

Tugas 7


 Sifat-sifat pertumbuhan ekonomi sebagai berikut :

a) Suatu proses yang berarti perubahan yang terjadi terus-menerus
b) Usaha untuk menaikan pendapatan perkapita
c) Kenaikan pendapatan perkapita itu harus terus berlangsung dalam jangka     panjang
d) Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi
e) Meperhatika pemerataan penduduk

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi 

Pada dasarnya, faKtor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah GNP,IP,dan jumlah penduduk. Sedangkan faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi antara lain sebagai berikut.

a.Sumber daya manusia (SDM) 
Manusia merupakan faktor terpenting karena manusia yang dapat mengorganisasikan semua faktor-faktor produksi sehingga untuk meningkatkan produktivitas sangat diperlukan peningkatan sumber daya manusia dalam ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, keahlian, dan pola pikir.

b.Sumber daya alam (SDA)
Sumber daya alam merupakan bahan baku yang diperlukan dalam kegiatan proses produksi dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup.
c.Pembentukan modal 
Memberikan kesempatan untuk melakukan investasi dalam berbagai macam sektor ekonomi.

d.Teknologi 
Memungkinkan terjadinya penemuan-penemuan baru dalam kegiatan proses produksi yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi sehingga mencukupi kebutuhan pelanggan atau konsumen.

e.Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.

Menurut pendapat saya, jika jumlah pertumbuhan penduduk suatu negara jumlahnya terus meningkat setiap tahunnya, maka di butuhkan juga pembagunan ekonomi yang banyak, seperti membangun sekolah untuk memperbaiki kualitas penduduk, membangun banyak lapangan pekerjaan untuk memperluas kesempatan kerja, membangun pasar atau toko untuk memperluas distribusi barang kebutuhan pokok. Dengan banyaknya pembangunan yang dilakukan, maka akan berpengaruh pada pendapatan suatu negara yang akan terus menurun seiring dengan pertambahan pertumbuhan penduduknya. Jadi pembangunan ekonomi selalu disertai dengan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu pertumbuhan penduduk menjadi salah satu permasalahan dalam pembangunan ekonomi. 

Menurut pendapat saya, jika suatu negara pertumbuhan penduduknya tinggi kemudian negara tersebut merupakan negara yang mempunyai ekonomi yang tinggi juga, tidak menjamin masyarakatnya akan makmur. Hal ini di sebabkan walaupun negara tersebut memiliki ekonomi yang tinggi, pertumbuhan penduduknya tetap harus di batasi, karena daya dukung alam terbatas.

Oleh sebab itu dengan membatasi pertumbuhan penduduk maka akan tercipta keseimbangan antara kebutuhan dengan fasilitas dan jaminan-jaminan lain yang tersedia. Dengan begitu masyarakat dapat hidup sejahtera di negaranya sendiri. 

Referensi :
http://brainly.co.id/tugas/1903970
http://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
Tim Edukatif HTS. Lks Modul Ekonomi SMA/MA kelas XI. Surakarta: CV Hayati Tumbuh Subur.










Jumat, 01 Mei 2015

Tugas 6

Perdagangan Internasional

Pengertian perdagangan internasional
Perdangangan internasional adalah tukar menukar barang dan jasa antara Negara yang satu dengan Negara yang lain. Perdangangan mempunyai arti kegiatan tukar atau transaksi antara dua pihak atau lebih. Dengan adanya perdangangan luar negeri berarti terjadi arus barang yang masuk dan keluar dari suatu Negara ke Negara yang lain. Arus barang yang masuk dari luar negeri ke dalam negeri disebut impor, sedangkan arus barang yang keluar dinamakan ekspor. Dengan demikian, perdaangangan internasional disebut perdangangan ekspor dan impor.

Bentuk-bentuk hambatan yang terjadi dalam perdagangan internasional :

a.Hambatan yang bersifat tarif
Hambatan ini dilaksanakan melalui tarif dan bea masuk terhadap barang atau jasa produksi luar negeri akan lebih mahal, sehingga di harapkan barang atau jasa produksi dalam negeri mampu bersaing di pasaran dalam negeri. Contohnya : Tas yang bermerek dari luar negeri cenderung mahal apabila kita beli di dalam negeri, sehingga rakyat indonesia membeli tas dengan merek dalam negeri agar lebih murah.

b.Hambatan kouta impor
Adalah pembatasan yang ditetapkan oleh suatu Negara pengimpor atas jenis dan jumlah komoditi impor yang diperbolehkan masuk ke dalam pasaran dalam negeri. Sedangkan jika dijangkau dari segi ekonomi, tujuan ditetapkannya kouta adalah untuk menentukan jumlah barang yang memperoleh izin dalam perdangangan ekspor dan impor. Contohnya : beras dari luar negeri di batasi di indonesia, hal ini untuk melindungi petani  dalam negeri

c.Hambatan dumping
Adalah kebijaksanaan di mana harga jual barang hasil produksi dalam negeri di luar negeri lebih murah dibanding dengan harga jual di dalam negeri sendiri. Tujuannya : agar produksi dalam negeri bisa merebut pasaran di luar negeri. Contohnya :  Korea menuduh Indonesia melakukan dumping woodfree copy paper ke Korsel sehingga Indonesia mengalami kerugian yang cukup besar. Tuduhan tersebut menyebabkan Pemerintah Korsel mengenakan bea masuk anti dumping (BMAD) sebesar 2,8 persen hingga 8,22 persen terhitung 7 November 2003. dan akibat adanya tuduhan dumping itu ekspor produk itu mengalami kerugian. Ekspor woodfree copy paper Indonesia ke Korsel yang tahun 2002 mencapai 102 juta dolar AS, turun tahun 2003 menjadi 67 juta dolar

Syarat dapat diberlakukannya politik dumping :
(1)  Kekuatan monopoli di dalam negeri lebih besar dari pada di luar sehingga kurva permintaan di dalam negeri relatif lebih inelastic disbanding kurva permintaan di luar negeri.
(2)  Terdapat hambatan yang cukup kuat sehingga konsumen dalam negeri tidak dapt membeli barang dari luar negeri, sedangkan barang yang sudah diekspor tidak dapat masuk kembali.

d.Hambatan embargo
Larangan impor adalah kebijakan pemerintah yang melarang masuknya barang-barang tertentu ke dalam negeri. Kebijakan larangan impor dilakukan untuk menghindari barang-barang yang dapat merugikan masyarakat. Misalnya melarang impor daging sapi yang mengandung penyakit Anthrax.

Perdangangan internasional pada dasarnya masih menimbulkan masalah bagi negara-negara di dunia. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintah mengeluarkan hambatan-hambatan yang bertujuan untuk memproteksi hasil produksi dalam negeri agar tidak kalah bersaing dengan barang hasil produksi luar negeri. Jika pemerintah tidak mengeluarkan hambatan pada perdangangan internasional, maka barang produksi luar negeri akan menguasai pasaran dalam negeri. Jika hal ini terjadi maka berakibat pada jumlah pengangguran, jumlah pengangguran bertambah karena tenaga kerja tidak dapat terserap di dalam negaranya sendiri, selain itu hasil produksi dalam negeri semakin menurun karena sebagian besar rakyatnya mengkonsumsi barang dari luar negeri.


Referensi  :
Tim Edukatif HTS. Lks ekonomi SMA/MA kelas XI. di terbutkan Penerbit Hayati Tumbuh Subur. 2012.
http://candraekonom.blogspot.com/2013/06/hambatan-perdagangan-internasional.html


Jumat, 24 April 2015

Tugas 5

Pelaku Ekonomi Mikro 


1. Rumah Tangga Keluarga
Rumah tangga keluarga adalah suatu rumah tangga yang menggunakan pendaptan atau kekayaan dengan cara tertentu untuk memenuhi kebutuhannya. Kegiatan rumah tangga meliputi berikut ini.
   a. Memiliki dan menyediakan faktor produksi.
   b. Memperoleh imbalan balas jasa atas penyerahan faktor produksi yang                      berupa sewa, upah, bunga dan laba.

1) Sewa (rent) adalah balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah menyewakan tanahnya kepada pihak lain, misal perusahaan.
2) Upah adalah balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam produksi.
3) Bunga adalah balas jasa yang diteirma dari perusahaan karena telah emnggunakan sejumlah dana untuk modal usaha persuaahan dalam kegaitan produksi.
4) Laba (provit) adalah balas jasa yang diterima karena telah mengorbankan tenaga dan pikirannya mengelola perusahaan, sehingga kegiatan ekonomi dapat terlaksana.

2. Konsumen.
Peran konsumen : 
Menyediakan faktor-faktor produksi bagi produsen. Hal ini dapat berupa faktor-
faktor produksi misalkan uang, tanah, tenaga kerja dan modal.
Sebagai penerima imbalan jasa dari penggunaaan faktor-faktor produksi.
Konsumen sebagai pemakai, mengurangi dan menghabiskan barang dan jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk mempertahankan hidup. Dalam hal ini konsumen berperan sebagai pemakai barang-barang produksi.
Sebagai penyalur barang dan jasa. Dalam hal ini konsumen berperan sebagai distributor. Misalkan ketika berpergian seseorang membeli barang-barang khas dari daerah yang dituju sebagai buah tangan.
Membayar pajak kepada pemerintah atau negara. Misalkan pajak pertambahan nilaisebuah barang dibebankan sebagian kepada konsumen.

3. Produsen 
Peran produsen : 
Penghasil barang dan jasa.
Konsumen jasa-jasa produkstif dari konsumen, berupa tenaga kerja, usaha, tanah untuk modal dan tenaga ahli sebagai pemimpin perusahaan
Membayar jasa-jasa atas penggunaan faktor-faktor produksi kepada konsumen berupa pembayaran upah dan sewa..
Mengelola faktor-faktor produksi dan melakukan kegiatan produksi barang dan jasa.
Agen pembangunan. Setiap perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan bagi pemilik modal tetapi bertanggung jawab atas kesejahteraan karyawan pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Menerima pendapatan atas penjualan barang dan jasa yang telah diproduksi.
Membayar pajak kepada negara. Seperti konsume, pajak juga dibebankan sebagian kepada produsen sebagai kompensasi kepada negara.


PELAKU EKONOMI MAKRO 

1. Rumah Tangga
Rumah tangga merupakan sumber faktor produksi tenaga kerja, modal, dan skill.
Selain sumber faktor produksi, rumah tangga juga sebagai pengguna barang/jasa atau melakukan konsumsi. Rumah tangga ekonomi dibedakan menjadi dua bagian.
1)   Rumah Tangga Produksi
Rumah tangga produksi adalah rumah tangga yang melaksanakan proses produksi dengan mengorganisasikan faktor-faktor produksi.
2)   Rumah Tangga Konsumsi
Rumah tangga konsumsi adlah rumah tangga yang mengkonsumsi kegunaan barang atau jasa yang telah dihasilkan oleh rumah tangga produksi 

2. Perusahaan
Perusahaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan usaha untuk mendapatkan keuntungan. Perusahaan termasuk pelaku dalam kegiatan ekonomi karena perusahaan juga melakukan berbagai kegiatan, terutama kegiatan produksi, yaitu meningkatkan kegunaan suatu barang dari yang kurang berguna menjadi lebih berguna. Contohnya, kayu yang berupa balok dijadikan perabot rumah tangga. 

3. Pemerintah
Pemerintah menjalankan kegiatan ekonomi didorong oleh motif ekonomi sosial (social economy), yaitu motif mencari penghasilan guna kepentingan umum. Hal itu bebeda dengan rumha tangga keluarga atau perusahaan. Kedua pelaku ekonomi itu yang menjalankan kegiatan ekonomi hanya bermotif privace economy, artinya melakukan kegiatan yang berguna untuknya. Oleh karena itu, pemerintah menjalankan kegiatan ekonomi menempuh berbagai cara, antara lain, sebagai berikut:
  • Mengeluarkan undang-undang, peraturan, dan kebijakan yang bertujuan mengumpulkan dana dari masyarakat, misalnya pemungutan pajak dari rumah tangga konsumsi dan perusahaaan.
  • Membelanjakan penerimaan negara untuk membeli berbagai kebutuhan pemerintah termasuk penyediaan sarana dan prasarana yang bersifat kepentingan umum atau public goods, misalnya kegiatsn pendidikan, keamanan, dan jalan raya.
  • Melakukan kegiatsn langsung, maksudnya pemerintah langsung melakukan kegiatan ekonomi dibawah Badan Usaha Milik Negara, misalnya kegiatan menyiapkan tenaga listrik, kegiatan pengangkutan, perbankan, dan pertambangan.
  • Menjalin hubungan ekonomi dengan berbagai negara.
Dari berbagai kegiatan yang dijalankan pemerintah semuanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat dalam rangka mencapai cita-cita bangsa serta masyarakat adil dan makmur yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

4. Masyarakat Luar Negeri
Seperti diketahui bahwa tidak ada satu negara pun di dunia ini yang mampu memenuhi segala kebutuhan negara itu sendiri. Setiap negara memerlukan pemenuhan kebutuhan dari negara lain. Oleh karena itu, kegiatan ekspor impor barang dan jasa sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan perekonomian negara. Masyarakt luar negeri perlu dilibatkan dalam kegiatan ekonomi suatu negara.

Sistem perekonomian indonesia
Menurut saya sistem perekonomian yang cocok di Indonesia adalah sistem ekonomi pancasila dan UUD 1945. Landasan tersebut mengutamakan keadilan dan kesejahteraan masyrakat. Selain itu kegiatan perekonomian di indonesia merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan. Sumber daya ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. selain itu, penggunaan sumber daya ekonomi harus berorientasi pada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Oleh sebab itu saya memilih perekonomian yang cocok untuk negara Indonesia adalah berdasarkan pancasila dan UUD 1945.

Referensi 
Kartika sari,Inung Oni Setiadi,Harnida Gigih Aryanti.Detik detik ujian nasional SMA IPS.2013/2014. Penerbit Intan Pariwara.

Wiji Slamet Subagya dkk. Pengantar Ekonomi untuk kelas 1 SMU. di terbitkan Penerbit Erlangga.2001

Senin, 13 April 2015

Tugas 4

Pengertian inflasi

Jika kita mengamati harga-harga barang atau jasa, tidak ada harga yang tetap atau konstan dari waktu ke waktu, bahkan cenderung naik. Hal tersebut diakibatkan oleh ketidakseimbangan antara arus uang dan arus barang, dimana arus barang mengalir dari hasil produksi perusahaan ke pasar barang dan bertemu dengan arus yang berasal dari pembelanjaan pemerintah dan rumah tangga atau konsumen. Pada keadaan seperti ini, harga akan tercipta. Jika arus uang dan arus barang berada dalam keseimbangan, maka harga akan stabil, jumlah penawaran sama dengan jumlah permintaan. Begitu pula jumlah uang yang tersedia di masyarakat, jumlahnya akan sesuai dengan jumlah yang digunakan untuk melayani kebutuhan ekonomi masyarakat. Jika terjadi ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan barang, serta arus uang dan arus barang saat itulah yang di namakan inflasi.

Untuk lebih tepatnya, pengertian inflasi adalah “suatu proses atau peristiwa dalam perekonomian dimana terjadi harga dari semua barang naik secara terus-menerus selama periode tertentu yang diakibatkan karena terganggunya keseimbangan antara arus uang dan arus barang.”

Bila kenaikan yang terjadi hanya sekali, walaupun presentase yang cukup besar belum dapat dikatakan sebagai inflasi karena tidak mempunyai pengaruh lanjutan. Sebagai contoh, kenaikan harga-harga barang menjelang bulan Ramadhan ataupun pada hari besar lainnya belum dapat dikatakan sebagai inflasi karena tidak mempunyai pengaruh lebih lanjut. Kejadian seperti contoh di atas, diistilahkan sebagai kenaikan tingkat harga dan setiap peristiwa yang cenderung mendorong naiknya tingkat harga disebut sebagai gejolak inflasi. Sedangkan tingkat presentase kenaikan tingkat harga dari beberapa indeks harga dari satu periode ke periode yang lain disebut laju infasi.  Contoh inflasi, ketika kita ke pasar merasakan perbedaan harga kemarin dan hari ini itulah inflasi. Inflasi juga kita hadapi ketika kita pergi ke dokter dan menyadari harga obat meningkat dibandingkan tahun lalu. Kita juga menyadari kehadiran inflasi ketika hendak membayar uang sekolah dan sadar bahwa uang sekolah kita lebih mahal dibandingkan beberapa tahun yang lalu.

Menurut pandanga saya, inflasi tidak selalu menimbulkan kerugian tetapi ada juga yang menimbulkan keuntungan. Misal bagi seorang pensiunan pegawai pada tahun 2005 uang pensiunannya bisa memenuhi semua kebutuhan hidupnya bahkan masih mempunyai sisa uang  untuk di tabung, tetapi setelah sepuluh tahun kemudian, pada tahun 2015 uang pensiunannya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, selain itu inflasi menimbulkan kerugian bagi para penabung karena nilai mata uang semakin menurun. Selain menimbulkan kerugian, inflasi dapat menimbulkan keuntungan bagi pihak lain, seperti pegawai yang bekerja mengikuti tingkat inflasi, sebagai contoh, jika tingkat inflasi diperkirakan sebesar 10 persen, maka perusahaan akan meningkatkan gaji pegawai 10% setiap tahunnya. Selain itu bagi produsen inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang di peroleh lebih tinggi dari pada kenaikan biaya produksi. 

Faktor yang mempengaruhi investasi dalam perekonomian suatu Negara :

1. Tingkat Suku Bunga
Tingkat bunga mempunyai pengaruh yang signifikan pada dorongan untuk berinvestasi. Pada kegiatan produksi, pengolahan barang-barang modal atau bahan baku produksi memerlukan modal (input) lain untuk menghasilkan output / barang final.

2.Kemajuan Teknologi
Kemajuan teknologi juga penting dalam akan meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi biaya produksi. Dengan kemajuan teknologi yang dimiliki oleh suatu negara akan memberikan peluang lebih besar pula untukdapat mendorong masuknya lebih banyak investasi.

3.Prospek Ekonomi Di Masa Datang
Tidak dapat dipungkiri, harapan untuk adanya suatu peningkatan aktivitas perekonomian di masa datang merupakan salah satu faktor penentu untuk para investor dalam melakukan atau tidaknya suatu investasi. Jika diperkirakan akan terjadi peningkatan aktivitas perekonomian di masa yang akan datang, maka investor kemungkinan besar tidak akan menyia-nyiakan peluang yang memungkinkan untuk meraih keuntungan lebih besar di masa yang datang.

4.Kestabilan Perekonomian Negara
Faktor ini merupakan pertimbangan yang sangat penting bagi investor dalam menjamin kepastian mereka berinvestasi karena bila keadaan perekonomian yang stabil akan menguntungkan mereka disebabkan Karena terciptanya inevstasi yang  aman bagi investor. Menurut Kepala ekonom DBS Bank David Carbon, Indonesia saat ini menjadi salah satu Negara sasaran investasi yang ideal karena memiliki struktur perekonomian yang cenderung stabil.

5.Tingkat Inflasi
Tingkat inflasi berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkat inflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dan dalam jangka panjang inflasi yang tinggi dapat  mengurangi rata-rata masa jatuh pinjam modal serta menimbulkan distrosi informasi tentang harga-harga  relatif. Disamping itu menurut Greene dan Pillanueva (1991), tingkat inflasi yang tinggi sering dinyatakan  sebagai ukuran ketidakstabilan roda ekonomi makro dan suatu ketidakmampuan pemerintah dalam  mengendalikan kebijakan ekonomi makro.


Daftar pustaka
Adji wahyu,suwerni,suratno. Ekonomi untuk SMA/MA kelas X. di terbitkan Penerbit Erlangga, 2007.
Tim Edukatif HTS. Lks ekonomi SMA/MA kelas X. di terbutkan Penerbit Hayati Tumbuh Subur. 2011.
http://asefsururi.blogspot.com/

Jumat, 10 April 2015

Tugas 3


KEMISKINAN

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.
Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
·         Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
·         Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi. Gambaran kemiskinan jenis ini lebih mudah diatasi daripada dua gambaran yang lainnya.
·         Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik danekonomi di seluruh dunia. Gambaran tentang ini dapat diatasi dengan mencari objek penghasilan di luar profesi secara halal. Perkecualian apabila institusi tempatnya bekerja melarang.

Garis Kemiskinan atau batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. Dalam praktiknya, pemahaman resmi atau umum masyarakat mengenai garis kemiskinan (dan juga definisi kemiskinan) lebih tinggi di negara maju daripada di negara berkembang.Hampir setiap masyarakat memiliki rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Garis kemiskinan berguna sebagai perangkat ekonomi yang dapat digunakan untuk mengukur rakyat miskin dan mempertimbangkan pembaharuan sosio-ekonomi, misalnya seperti program peningkatan kesejahteraan dan asuransi pengangguran untuk menanggulangi kemiskinan.


  Penyebab kemiskinan
  • Faktor individu, Penyebab individual atau kemampuan dari orang tersebut, misalnya: malas belajar
  • Faktor keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga. Penyebab keluarga juga dapat berupa jumlah anggota keluarga yang tidak sebanding dengan pemasukan keuangan keluarga.
  • penyebab sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar. Individu atau keluarga yang mudah tergoda dengan keadaan tetangga
  • penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi. Contoh dari aksi orang lain lainnya adalah gaji atau honor yang dikendalikan oleh orang atau pihak lain. Contoh lainnya adalah perbudakan.
  • penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.


Dampak dari kemiskinan

Pengangguran merupakan dampak dari kemiskinan, berhubung pendidikan dan keterampilan merupakan hal yang sulit diraih masyarakat, maka masyarakat sulit untuk berkembang dan mencari pekerjaan  yang layak untuk memenuhi kebutuhan. 

Pendidikan tingkat putus sekolah yang tinggi merupakan fenomena yang terjadi dewasa ini. Mahalnya biaya pendidikan membuat masyarakat miskin tidak dapat lagi menjangkau dunia sekolah atau pendidikan. Jelas mereka tak dapat menjangkau dunia pendidikan yang sangat mahal itu. Sebab, mereka begitu miskin. Untuk makan satu kali sehari saja mereka sudah kesulitan.

Kriminalitas merupakan dampak lain dari kemiskinan. Kesulitan mencari nafkah mengakibatkan orang lupa diri sehingga mencari jalan cepat tanpa memedulikan halal atau haramnya uang sebagai alat tukar guna memenuhi kebutuhan. 

Buruknya generasi penerus adalah dampak yang berbahaya akibat kemiskinan. Jika anak-anak putus sekolah dan bekerja karena terpaksa, maka akan ada gangguan pada anak-anak itu sendiri seperti gangguan pada perkembangan mental, fisik dan cara berfikir mereka. Contohnya adalah anak-anak jalanan yang tak mempunyai tempat tinggal, tidur dijalan, tidak sekolah, mengamen untuk mencari makan dan lain sebagainya. Dampak kemiskinan pada generasi penerus merupakan dampak yang panjang dan buruk karena anak-anak seharusnya mendapatkan hak mereka untuk bahagia, mendapat pendidikan, mendapat nutrisi baik dan lain sebagainya. Ini dapat menyebabkan mereka terjebak dalam kesulitan hingga dewasa dan berdampak pada generasi penerusnya.

Kesehatan sulit untuk didapatkan karena kurangnya pemenuhan gizi sehari-hari akibat kemiskinan membuat rakyat miskin sulit menjaga kesehatannya. Belum lagi biaya pengobatan yang mahal di klinik atau rumah sakit yang tidak dapat dijangkau masyarakat miskin. Ini menyebabkan gizi buruk atau banyaknya penyakit yang menyebar.

Cara untuk mengatasi kemiskinan di indonesia

Perbaikan pada Masalah Sektor Pendidikan
Salah satu langkah dari strategi dan cara menanggulangi kemiskinan adalah perbaikan atas kualitas pendidikan. Menurut saya, Indonesia telah mencapai hasil yang memuaskan dalam meningkatkan partisipasi di tingkat pendidikan dasar 9tahunnya. Hanya saja masih ada keluarga miskin yang terpaksa tidak bisa melanjutkan sekolah dan efeknya keluar dari sekolah. Penyebab yang utama dari masalah diatas adalah mahalnya biaya pendidikan yang juga diikuti oleh buruknya kualitas pendidikan. 

Memberikan Lebih Banyak Dana untuk Daerah-Daerah Miskin
pemerintah daerah yang miskin sering tidak dapat menyediakan pelayanan yang mencukupi, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Pemberian dana yang terarah dengan baik dapat membantu masalah ini

Perbaikan Kualitas Jalan dan Listrik Khususnya bagi Pedesaan
Berbagai pengalaman di negara-negara seperti China, Vietnam dan juga di Indonesia menunjukkan bahwa pembangunan jalan di area pedesaan merupakan salah satu cara yang efektif dalam mengurangi kemiskinan.

Penyediaan sarana prasarana pendidikan
Tenaga pengajar cukup memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan pendidikan di Indonesia. Adanya tenaga pendidik yang profesional dan kapabel akan memberikan efek positif terhadap kualitas sumber daya manusiannya. 

Merancang Perlindungan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran  
Program perlindungan yang tersedia saat ini, seperti beras untuk orang miskin serta subsidi bahan bakar dan listrik, dapat dikatakan belum mencapai sasaran dengan baik, Pemerintah dapat menjalankan program bantuan dengan menggunakan peta kemiskinan memberikan informasi mengenai kecamatan-kecamatan termiskin yang patut mendapatkan bantuan. Bantuan perlindungan sosial bisa berupa 9 kebutuhan pokok atau sembako
         Penuhi Kebutuhan yang Masih Impor
Banyaknya produk-produk yang masih kita impor. Kemudian teliti produk mana yang    bisa dikembangkan di dalam negeri sehingga kita tidak tergantung dengan impor sekaligus membuka lapangan kerja
    Efisiensi
lakukan efisiensi di bidang pertanian. Perlu dikaji apakah pertanian kita efisien atau tidak. Jika pestisida kimia mahal dan berbahaya bagi kesehatan, pertimbangkan predator alami seperti burung hantu untuk memakan tikus, dsb. Begitu pula jika pupuk kimia mahal dan berbahaya, coba pupuk organik seperti pupuk hijau/kompos. Semakin murah biaya pestisida dan pupuk, para petani akan semakin terbantu karena ongkos tani semakin rendah.



Daftar pustaka



Sabtu, 21 Maret 2015

TUGAS 2


Setelah lulus SMA saya binggung mengambil jurusan apa. Orang tua saya bilang “terserah mau milih apa, asal kita mampu ngejalaniya”setelah dipikir-pikir saya mengambil psikologi karna saya suka mengamati perilaku orang lain, dan saya sangat tertarik dan merasa mempunyai skill di jurusan itu. Selain psikologi, saya ingin memilih jurusan desain interior, tetapi orangtua saya kurang begitu suka dengan 2 jurusan yang 
ingin saya pilih.

Saya juga telah mengikuti semua jalur untuk mendapatkan PTN yang pertama jalur snmptn, yang kedua jalur sbmptn dan yang ketiga jalur mandiri. Dari 3 jalur itu saya gagal tidak ada satu pun yang lulus. Pikirannya saya kacau, galau, sedih, binggung, tetapi dalam hati saya mencoba untuk ikhlas.

Disaat pikiran saya kacau, galau, sedih, binggung, karna ngga ada yang nyantol satu pun PTN, papa saya bilang “ambil jurusan akuntansi” saya sempat nanya “kenapa akuntansi pa? aku ngga bisa itung-itungan” papa saya bilang “kan ada kaka bisa nanya kalo susah” saya diem untuk berpikir sejenak, dalam hatiku berkata  “ iya betul kata papa kalo aku masuk akuntansi kan ada kaka yang ngebantu biar aku ngerti, aku juga bisa nanya langsung sama kaka jadi ngga perlu ribet untuk nyari kursus akuntansi, selain itu buku-buku akuntansi punya kaka juga lumayan banyak di kamarnya, jadi aku juga ngga perlu binggung untuk membeli buku”. dan tiba-tiba terbesit di pikiran saya untuk menjadi seorang accounting yang hebat di perusahaan yang besar aamiin.

Saya putuskan untuk memilih akuntansi. Dan alhamdulillah  saya lulus jalur bea siswa yang di berikan universitas gunadarma kepada sekolah saya (try out). Saya ikuti semua acara untuk mahasiswa baru di gunadarma, mulai dari yang ngumpul di aula gedung 4 kampus D sampai kegiatan terakhir yaitu PPSPPT. Minggu depannya setelah PPSPPT tepatnya hari selasa, 23 september 2014 adalah hari pertama kali saya kuliah di Gunadarma, dan saya sangat bersyukur bisa masuk jurusan akuntansi di Gunadarma, karena Universitas Gunadarma termasuk 20 besar PTS peringkat nasional  dengan urutan ke 11 pada tahun 2015.